KEBUMEN, KebumenPost.com– Kesenian tradisional kembali memancarkan pesonanya di tengah masyarakat. Kali ini, kelompok seni Ndolalak Mekarsari Baguslaras asal Mirit, Kebumen, berhasil mencuri perhatian dan memukau ratusan penonton saat tampil dalam acara pernikahan Ahmad Rasim dan Meisarani di Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, pada Minggu malam, 15 Juni 2025.
Dengan balutan kostum yang khas, iringan musik pengiring yang rancak, serta gerak tari yang enerjik namun sarat nilai budaya, penampilan Ndolalak Mekarsari Baguslaras menjadi sajian utama dalam pesta hajatan tersebut. Suasana menjadi semarak sejak penampilan dimulai, dengan iringan sorak-sorai penonton yang antusias menyambut tiap formasi tari yang disajikan.
Kepala kelompok seni, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangganya dapat tampil di tengah masyarakat Ambal.
“Kami senang sekali bisa ikut memeriahkan momen bahagia keluarga besar Bapak Ahmad Rasim dan Ibu Meisarani. Semoga pertunjukan ini bukan hanya hiburan, tapi juga pengingat bahwa warisan budaya lokal kita sangat layak untuk terus dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Ndolalak, sebagai salah satu kesenian tradisional khas Kabupaten Kebumen, dikenal dengan gerakan tari yang dinamis dan penuh semangat, biasanya diiringi oleh musik kendang, terompet, dan suling. Meski dulunya lebih dikenal sebagai hiburan rakyat di daerah pegunungan Menoreh, kini Ndolalak semakin berkembang dan digemari masyarakat luas, termasuk generasi muda.
Penampilan Ndolalak Mekarsari Baguslaras malam itu menyajikan beberapa variasi tarian, termasuk tarian pembuka dengan unsur tarian selamat datang, hingga formasi puncak yang menampilkan kekompakan dan energi luar biasa dari para penari muda. Tak sedikit penonton yang ikut bergoyang dan merekam penampilan tersebut sebagai bentuk apresiasi.
Pihak keluarga mempelai pun menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran grup Ndolalak yang berhasil membuat suasana pesta semakin hidup dan meriah.
“Kami memang sengaja mengundang Ndolalak Mekarsari karena ingin menghadirkan nuansa budaya di acara pernikahan ini. Kami sangat puas, ini benar-benar menghibur dan membuat tamu undangan terkesan,” ujar salah satu anggota keluarga.
Melalui pertunjukan seperti ini, Ndolalak tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wujud nyata pelestarian budaya lokal yang tetap relevan dan diminati masyarakat di tengah arus budaya modern.(KP/Annisa Fitriana)