KEBUMEN, kebumenPost.com — Sebuah pabrik genteng di Desa Aditirto, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, menjadi salah satu penggerak roda perekonomian masyarakat sekitar. Pabrik ini tidak hanya memproduksi genteng berkualitas tinggi, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga desa, khususnya ibu rumah tangga.
Pabrik yang telah berdiri sejak lebih dari satu dekade ini dikelola oleh Bapak H. Pardi, seorang tokoh masyarakat yang dikenal karena dedikasinya dalam membangun potensi lokal.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas genteng dan memberdayakan warga sekitar agar ekonomi desa terus tumbuh. Banyak ibu-ibu yang kini punya penghasilan sendiri berkat bekerja di sini,” ujar H. Pardi saat ditemui di lokasi produksi.
Proses produksi genteng dilakukan secara tradisional namun tetap memperhatikan standar kekuatan dan ketahanan. Mulai dari pencetakan, penjemuran, hingga pembakaran dilakukan dengan tenaga kerja lokal yang sudah terlatih.
Salah satu pekerja, Ibu Ikah, mengaku sangat bersyukur bisa bekerja di pabrik genteng ini. Selain menambah penghasilan, pekerjaan tersebut juga fleksibel dengan kondisi rumah tangganya.
“Saya sudah kerja di sini lima tahun. Alhamdulillah, bisa bantu ekonomi keluarga. Jam kerjanya juga menyesuaikan, jadi tetap bisa ngurus anak-anak di rumah,” tutur Ibu Ikah sambil memilah genteng yang telah kering.
Pabrik genteng Aditirto kini juga mulai menjajaki pasar luar daerah. Dengan permintaan yang terus meningkat, pabrik ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon industri rakyat di Kebumen. Pemerintah desa pun mendukung penuh keberadaan usaha ini sebagai bagian dari pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi lokal.(KP/Lilis Shofa Qotrunada)