Kebumen, KebumenPost.com – Kabupaten Kebumen kembali menegaskan potensi pariwisata alamnya melalui Curug Sudimoro, sebuah air terjun yang terletak di wilayah Kecamatan Sempor. Dikelilingi perbukitan hijau dan hutan alami, Curug Sudimoro menjadi salah satu destinasi tersembunyi yang kini mulai dilirik para pencinta alam dan wisatawan lokal.
Terletak sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Kecamatan Sempor, akses menuju curug ini cukup menantang, namun sepadan dengan keindahan yang disuguhkan. Suara gemuruh air terjun yang jatuh dari ketinggian, udara segar, dan suasana sunyi khas hutan menjadi daya tarik utama yang sulit ditemukan di tempat wisata lain.
Curug Sudimoro memiliki karakteristik unik: aliran air yang deras namun jernih mengalir di antara tebing batu dan membentuk kolam alami di bawahnya, cocok untuk berendam atau sekadar merendam kaki. Vegetasi di sekeliling curug masih sangat asri, menjadikan kawasan ini ideal bagi para pencari ketenangan dan penggemar fotografi lanskap.
Seorang pengunjung asal Gombong, Angga Prasetya (32), mengaku takjub dengan pesona alam yang ditawarkan.
“Tempatnya masih sangat alami. Cocok untuk menenangkan diri dari hiruk pikuk kota. Kami datang pagi-pagi, dan kabut di sekitar curug membuat suasananya terasa magis,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dewi Lestari (27), wisatawan dari Purworejo, menyebut Curug Sudimoro sebagai salah satu curug terindah yang pernah ia kunjungi.
“Jalurnya agak menantang, tapi begitu sampai, semua rasa capek terbayar lunas. Tempatnya bersih, airnya jernih, dan tidak banyak sampah seperti tempat wisata umum lainnya,” katanya.
Pemerintah desa setempat menyatakan akan terus mendorong pengembangan Curug Sudimoro sebagai destinasi wisata berbasis alam dan edukasi lingkungan, tanpa mengorbankan keasriannya. Warga juga dilibatkan aktif dalam menjaga kebersihan serta mendampingi pengunjung untuk memastikan keamanan.
Dengan segala kelebihannya, Curug Sudimoro layak menjadi alternatif wisata alam yang menyegarkan di tengah tren pariwisata yang semakin mengarah ke tempat-tempat hijau dan autentik.(KP/Alya Ellyta Naufalia)