Kebumen, KebumenPost.com — Dalam rangka memperingati Hari Penyu Nasional yang jatuh pada 16 Juni, kawasan konservasi penyu di Pantai Kaliratu, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, kembali menjadi sorotan publik. Ratusan pengunjung dari berbagai daerah datang untuk menyaksikan langsung proses pelestarian penyu sekaligus mengikuti edukasi lingkungan yang digelar oleh pengelola konservasi.
Program konservasi penyu di Kaliratu telah berjalan selama beberapa tahun dan bertujuan untuk melindungi berbagai jenis penyu yang bertelur di wilayah pesisir selatan Jawa. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian pengunjung adalah pelepasan tukik (anak penyu) ke laut lepas.
“Konservasi ini sangat bagus dan perlu terus didukung. Saya datang bersama keluarga dan anak-anak saya jadi belajar langsung tentang pentingnya menjaga kehidupan penyu. Ini bukan hanya tentang menyelamatkan satwa, tapi juga menjaga keseimbangan alam,” ujar Rina Septiani, salah satu pengunjung asal Yogyakarta.
Pengelola konservasi menyebutkan bahwa pada musim bertelur tahun ini, jumlah sarang penyu yang berhasil diamankan dan ditetaskan meningkat dibandingkan tahun lalu. Hal ini tidak lepas dari peran serta masyarakat dan relawan yang turut membantu patroli dan penjagaan area pantai.
“Kami bersyukur kesadaran masyarakat semakin tinggi. Kami berharap upaya ini tidak hanya berhenti di Hari Penyu Nasional, tetapi terus berlanjut demi kelestarian penyu di masa depan,” kata Koordinator Konservasi Kaliratu, Budi Santosa.
Dengan semangat Hari Penyu Nasional, diharapkan kegiatan seperti ini bisa menginspirasi daerah lain untuk turut ambil bagian dalam pelestarian spesies langka dan terancam punah seperti penyu. (KP/Natasya Sabrina Ramanda)