Kebumen, Kebumenpost.com – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, sejak dini hari hingga pagi tadi berimbas pada terjadinya bencana di beberapa titik. Tanah longsor, angin puting beliung, hingga banjir melanda belasan kecamatan.
Hujan deras di Kebumen terjadi sejak sekitar pukul 02.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, Rabu (15/11/2023). Bencana tanah longsor, angin puting beliung, dan banjir melanda puluhan desa dari 18 kecamatan.

Tanah Longsor di 12 Desa
Data yang diperoleh detikJateng dari Pusdalops BPBD Kebumen, diketahui ada kejadian tanah longsor di 12 desa dari 5 kecamatan dan puting beliung yang berdampak di 15 desa dari 10 kecamatan. Sementara itu, banjir luapan juga terjadi di 3 desa dari 3 kecamatan.

“Longsor yang terjadi di Desa Jatiluhur, Kecamatan Rowokele, mengakibatkan ruas jalan kabupaten yakni jalan Bumiagung-Wagirpandan Dukuh Besuki RT 01 RW 02 Desa Jatiluhur, terputus,” kata Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, Rabu (15/11/2023).

Longsor juga mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan menimpa rumah warga. Beberapa ruas jalan desa juga ambles dan tanggul sungai jebol. Belasan rumah juga mengalami kerusakan akibat terkena material longsoran.

“Di Desa Watukelir, Kecamatan Ayah, tanah longsor mengakibatkan 1 warung milik warga ambruk,” ujar Heri.

Puting Beliung Landa 15 Desa
Heri menerangkan, puting beliung juga melanda 15 desa dari 10 kecamatan. Akibatnya puluhan pohon tumbang, sebagian menimpa rumah warga dan ada juga yang melintang di jalan desa. Pohon tumbang juga merusak jaringan listrik. Beberapa tiang listrik juga ambruk.

“Jaringan PLN di wilayah Desa Banjarejo, Kecamatan Kuwarasan dalam penanganan PLN. Kemudian 5 buah tiang jaringan PLN jalur Kuwarasan jalan Meles juga roboh, masih dalam penanganan. Di Desa Kedawung, Pejagoan 15 rumah rusak terdampak angin dan hujan, dalam pendataan lanjutan,” jelas Heri.

“Ada pohon mahoni roboh menyebabkan jaringan PLN padam di Desa Aditirto, Pejagoan. Masih dalam penanganan juga,” sambungnya.

Banjir di 3 Kecamatan
Banjir juga dilaporkan menggenangi 3 kecamatan. Heri menyebut banjir genangan di tempat pelelangan ikan (TPI) Pasir, Kecamatan Ayah, disebabkan karena pembuangan air belum maksimal. Air juga menggenang di depan SMP N 1 Ambal.

“Banjir luapan di RT 06 RW 02, Desa Jatiluhur, Kecamatan Rowokele menyebabkan 5 rumah warga terdampak. Sudah dalam pembersihan,” ucap Heri.

Hingga saat ini petugas dari BPBD Kebumen terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya serta melakukan pendataan lanjutan. Warga bersama petugas juga masih terus melakukan kerja bakti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PHP Code Snippets Powered By : XYZScripts.com